# Saya bayar, tapi kenapa tidak boleh akses?


Menggunakan koneksi Indihome saya ingin menikmati [Strangers
Things](https://www.netflix.com/title/80057281), serial yang kalau kamu belum
nonton harus segera ditonton. Tapi karena di Indihome
[Netflix](https://www.netflix.com/) diblokir maka jalan lain adalah
menggunakan [DNScrypt](https://dnscrypt.org/) atau memakai VPN. Ternyata,
sudah menggunakan DNScrypt dan VPN pun masih tidak bisa untuk mengakses
Netflix di Indihome. Akhirnya kembali lagi menggunakan situs streaming yang
banyak tersedia plus sudah ada subtitle Indonesia nya juga.

![Blokir](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1730255029537/b67f2dd6-850e-4aa5-b06e-5ed436fa60db.jpeg)

Itu adalah contoh bagian mana ISP atau provider internet dengan alasan bisnis
ingin mengambil keuntungan dari konten over-the-top atau bisa diartikan
sebagai konten yang berjalan diatas koneksi data ISP atau provider internet
tersebut. Sebenarnya atas koneksi data Itu konsumen sudah membayarnya. Kecuali
jika Konsumen tidak membayar atas koneksi data itu maka boleh ia bisa dianggap
wajar di ISP atau provider menggunakan koneksi yang gratis itu sebagai lahan
bisnis. Lahan bisnis yang dimaksud bisa berupa kerjasama konten atau
mengenakan iklan jika pelanggan menggunakan koneksi data tersebut.

> When ISPs start selecting which content to deliver to their users it brings
> up the issue of net neutrality – the principal that providers should provide
> equal access to the internet without prejudicing particular content.
> (http://www.stateofdigital.com/isp-level-ad-blocking/)

Maka kemudian lucu apabila kita sudah membayar atas layanan tersebut ternyata
si penyedia layanan masih ingin lagi mendapatkan uang dari konten yang
seharusnya kita bisa menikmati sepenuhnya dengan bebas apapun yang kita mau
tanpa campur tangan yg ISP. Lha kita sudah bayar kok.

Akhirnya cuma gara-gara soal bisnis, seperti contohnya Netflix, lalu layanan
yang diblokir. Pelanggan yang sebenarnya telah membayar layanan data, telah
membayar layanan netflix , tidak bisa mengakses apa yang dimau karena
diblokir.

Telkom bilang Netflix diblokir itu karena ada konten yang tidak sesuai dengan
Indonesia. Itu salah banget. Pertama, konten iflix yang sudah bersama dengan
Telkom isinya sama saja. Banyak pornografi banyak kekerasan. Hooq juga begitu.

Jadi omong kosong kalau alasannya merupakan kontennya tidak pantas untuk
Indonesia. Intinya adalah ISP ingin penyedia konten membayar jaringan yang
mereka gunakan. Padahal si pengguna sendiri sudah membayar ke ISP.

Menurut saya jika ingin mengambil uang lebih harus ada kompensasinya.
Contohnya pengguna mendapat akses data gratis bila ISP mendapatkan uang dari
ketika konten yg kita bayar. Okelah mungkin terlalu ekstrim kalau gratis namun
ada pembagian paket data misal sekarang rata-rata untuk 2 gb didapat dengan
iang Rp50.000 tanpa memperhitungkan bonus kuota. Dengan adanya kerjasama
konten maka konten yang tidak bekerjasama diblokir ditambah ada iklan, harga
yang 2 giga tadi Rp50.000 menjadi misalnya menjadi Rp15.000 atau Rp20.000
pasti mau kok karena lebih murah.

Untuk yang tidak mau kontennya diblokir atau kena iklan maka bisa membayar
lebih mahal misal Rp50.000 menjadi Rp70.000 tapi dipastikan tidak ada konten
yang diblokir tidak ada iklan over-the-top. Saya sendiri tidak masalah, asal
saya bisa akses semua konten semau saya sendiri.

Bagaimana menurut kamu? Mention saya di
[Twitter](http://twitter.com/devilpenakut) atau komentar di bawah.



