# Review Steam Deck: Gadget Gaming Portabel dari Valve dengan Harga yang Sekarang Menarik untuk Dibeli


Halo! Kali ini saya mau ngobrolin tentang Steam Deck, gadget dari Valve yang
bisa bikin kita main game Steam di mana aja. Apa sih Steam Deck itu? Apa
bedanya sama Switch atau laptop gaming? Apa aja kelebihan dan kekurangannya?
Yuk, simak review Steam Deck berikut ini!

# Apa itu Steam Deck

Steam Deck adalah sebuah handheld PC yang bisa menjalankan semua game di
library Steam kita. Jadi, kalau kita punya akun Steam dan udah beli banyak
game di situ, kita bisa mainin semua game itu di Steam Deck tanpa perlu
download ulang atau bayar lagi. Keren kan?

![](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1730255432652/14e7cb29-29ba-4fbd-938c-07e4fe3f5b25.jpeg)

Steam Deck punya layar sentuh 7 inci dengan resolusi 1280 x 800 piksel dan
refresh rate 60 Hz. Layarnya cukup besar dan jernih untuk menikmati game-game
berkualitas tinggi. Di samping layar, ada dua analog stick dan dua trackpad
yang bisa digunakan untuk mengontrol game. Trackpad ini lebih responsif dan
akurat daripada trackpad di Steam Controller. Di belakang layar, ada empat
tombol grip yang bisa kita atur fungsinya sesuai keinginan.

Steam Deck juga dilengkapi dengan gyro sensor yang bisa mendeteksi gerakan
kita. Jadi, kalau kita mau main game yang butuh gerak, kaya Just Dance, kita
bisa pake fitur ini. Tapi hati-hati ya, jangan sampai jatuh atau nabrak barang
di sekitar kita.

# Spesifikasi

Untuk spesifikasi hardware-nya, Steam Deck menggunakan prosesor AMD APU dengan
CPU Zen 2 4 core/8 thread dan GPU RDNA 2 8 CU. RAM-nya 16 GB LPDDR5 dan
storage-nya ada tiga pilihan: 64 GB eMMC, 256 GB NVMe SSD, atau 512 GB NVMe
SSD. Semakin besar storage-nya, semakin mahal harganya. Tapi tenang aja, semua
model punya slot microSD yang bisa kita gunakan untuk menambah kapasitas
penyimpanan. Untuk yang saya pilih adalah dengan kapisitas 256 GB. Karena
menurut saya itu kapasitas yang cukup bila ngga mau pake microSD.

![](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1730255434662/4bebbfe2-2475-483f-ab90-99398bfeb25e.jpeg)

Steam Deck juga punya fitur Bluetooth 5.0 yang bisa kita gunakan untuk
menghubungkan headset, controller, atau aksesori lainnya. Selain itu, ada juga
port USB-C yang bisa kita gunakan untuk menghubungkan Steam Deck ke monitor,
TV, atau docking station. Docking station ini adalah aksesori tambahan yang
bisa kita beli terpisah untuk menjadikan Steam Deck sebagai PC desktop.

![](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1730255436018/bb68c9ba-385c-4810-8f33-b138b428a36d.jpeg)

Untuk baterainya, Steam Deck punya kapasitas 40 Whr yang bisa bertahan antara
2 sampai 8 jam tergantung game yang dimainkan. Kalau main game ringan kayak
Stardew Valley atau Among Us, bisa lebih lama. Tapi kalau main game berat
kayak Cyberpunk 2077 atau Doom Eternal, cuma sebentar aja.

# Kenapa beli Steam Deck

Kalau saya pribadi sih tertarik banget sama Steam Deck. Saya pengen banget
bisa main game-game favorit saya di mana aja tanpa ribet bawa laptop atau
konsol. Apalagi saya suka berpergian jauh dan sering naik kereta api buat
pulang kampung secara rutin 2 minggu sekali.. Dengan Steam Deck, saya bisa
mengisi waktu luang saya dengan main game dimana saja.

![](https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1730255437490/9fa5be42-f182-40d0-b519-b6d45886742a.jpeg)

# Kelebihan dan Kekurangan

Tapi tentu saja ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli
Steam Deck. Saya berikan kekurangannya dulu:

  * Berat dan besar untuk sebuah perangkat portabel, sehingga mungkin kurang nyaman untuk dibawa-bawa atau dimainkan dalam waktu lama
  * Baterai yang tidak terlalu tahan lama untuk game berat atau resolusi tinggi
  * Harga yang cukup mahal untuk sebuah konsol gaming portabel, terutama untuk versi storage yang besar walau sekarang harganya sudah mendekati Nintendo Switch OLED

Lalu apa secara singkat kelebihan Steam Deck ini:

  * Bisa menjalankan banyak game di Steam tanpa perlu instalasi tambahan atau optimisasi khusus
  * Bisa dihubungkan dengan monitor atau TV melalui dock khusus atau kabel USB-C, sehingga bisa dimainkan layaknya PC gaming
  * Bisa menginstal sistem operasi lain selain SteamOS, seperti Windows menggunakan microSD-nya
  * Bisa mengakses fitur-fitur Steam lainnya, seperti chat, friends list, cloud save, remote play, dll
  * Memiliki kontrol yang nyaman dan responsif, dengan adanya touchpad yang bisa digunakan sebagai mouse atau sebagai kontrol tambahan
  * Memiliki layar yang cukup luas dan berkualitas, dengan resolusi yang cukup tinggi dan refresh rate yang stabil
  * Memiliki pilihan storage yang bervariasi dan bisa diupgrade dengan microSD card

# Kesimpulan

Steam Deck merupakan gadget yang menarik untuk dibeli terutama bagi para gamer
yang mobile dan fleksibel. Dengan harga yang terjangkau, akses ke ribuan game,
portabilitas yang tinggi, spesifikasi teknis yang tinggi, serta meningkatnya
minat pada streaming game dan bisa jadi alternatif buat kerja, Steam Deck
layak menjadi pilihan. Meskipun demikian, tentu saja prioritas tetap pada
preferensi pribadi dan kebutuhan pengguna. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi
para gamer yang sedang mempertimbangkan untuk membeli Steam Deck!



