# Layanan streaming musik seperti Spotify membuka cara modern untuk membaca majalah musik


![](https://i0.wp.com/cdn-
images-1.medium.com/max/800/1*2OZ2X625u5eTuWEtwhWvmg.jpeg?w=1200&ssl=1)

<https://flic.kr/p/jxTayc>

Setelah makan siang saya mendapat SMS dari Gramedia. Pesanan Rolling Stone
edisi bulan April 2016 yang saya pesan sudah bisa diambil.

Saya pesan Rolling Stone karena untuk edisi kali ini membahas mengenai AADC 2.
Khususnya liat foto-foto Dian Sastro nya. Siapa sih laki-laki yang ngga suka
liat foto Dian Sastro?

> 'Geng Cinta' [#AADC2](https://twitter.com/hashtag/AADC2?src=hash) hadir di
> majalah [@rollingstoneina](https://twitter.com/RollingStoneINA) April'16
> [#HariFilmNasional](https://twitter.com/hashtag/HariFilmNasional?src=hash)
>
> e-magz: <https://t.co/0sMqcSIGms>
> [pic.twitter.com/TT6csXTEL4](https://t.co/TT6csXTEL4)
>
> — Rolling Stone INA (@RollingStoneINA) [30 Maret
> 2016](https://twitter.com/RollingStoneINA/status/715126343839551489)

Selain itu saya ingin melakukan apa yang biasa saya lakukan dulu dengan
majalah musik, yaitu membaca dengan mendengarkan lagu-lagu yang sedang dibahas
pada majalah itu.

Ketika katalog musik Indonesia di layanan musik _streaming_ belum selengkap
sekarang, seringnya untuk lagu-lagu yang sedang dibahas terutama untuk lagu-
lagu dalam negeri sering tidak saya temukan. Sehingga harus mencari di Google
atau di Youtube.

Dengan masuknya Apple Music dan Spotify akses ke lagu indonesia semakin mudah.
Terutama untuk musik dari band indie.

Contohnya kali ini membahas tantang Musikimia dan Piyu dengan cerita Padi nya.
Cerita satu perjalanan Musikimia mulai dari single pertama sampai keluar
album.

Piyu yang menceritakan album-album Padi dengan cerita per lagu nya bisa
langsung dirasakan.

Saya termasuk orang yang kalau membaca judul sebuah lagu bukan hal mudah untuk
langsung ingat lagu nya seperti apa. Namun dengan adanya Spotify saya bisa
langsung menuju lagu tersebut atau ke artis nya.

Saya harap Rolling Stone tidak ikut-ikutan undur diri seperti Trax. Sehingga
pengalaman berbeda membaca majalah musik bisa saya alami terus.



