Ford Fiesta, Mobil Keren dengan Pengendalian dan Performa Mantap

mobil 3 Apr 2021

Ford Fiesta merupakan mobil impian beberapa tahun lalu. Sekitar tahun 2011, saya posting di Facebook sebuah gambar Ford Fiesta hitam dengan caption, “Fiestaku tak buat gini ah”. Padahal waktu itu punya saja tidak.

Ternyata beberapa tahun kemudian, tepatnya di tahun 2017 saya bisa mempunyai Ford Fiesta ini.

Mobil ini merupakan salah satu mobil favorit saya dari beberapa mobil yang pernah saya punya miliki. Karena ya memang selain mobil impian juga mobil enak enak dikendarai.

Namun memang tidak semuanya dari Ford Fiesta ini menyenangkan. Disini saya akan cerita beberapa hal yang baik dan beberapa hal yang kurang dari Ford Fiesta yang pernah saya punya ini.

Kelebihan

Model

Bentukan dari Ford Fiesta ini memang menarik perhatian di jalan. Apalagi waktu itu saya punya dengan warna khas merahnya.

Bentuknya berasa pas dari depan sampai belakang. Lampu depan model trapesium, garis bodi ke belakangnya tampak kokoh, fender menggembung, pokoknya mobil ini gagah.

Atapnya melandai di belakang ditutup dengan spoiler atas yang pas. Di kanan-kirinya ada lampu belakang di pilar bagasi.

Ford Fiesta ini sebenarnya adalah saudara kembar dari Mazda 2 yang juga keluar di waktu yang sama, sehingga ada kesamaan model. Sama-sama keren, cuma Mazda lebih kalem.

Tenaga

Menggunakan Ford Fiesta untuk luar kota tidak pernah salah. Pengalaman bolak balik Semarang-Yogyakarta lewat Magelang dan Tol Bawen membuktikan itu. Tenaga Fiesta seakan tidak habis, baik di lika-liku jalan daerah Jambu sampai melaju di jalan tol.

Ada dua tipe mesin Fiesta sesuai dengan varian yang tersedia, yaitu Fiesta 1.4 (Trendy) dan 1.6 (S).

Mesin Fiesta 1.4 menggunakan Duratec 1.388 cc 4-silinder DOHC bertenaga 112 horse power dengan torsi maksimal 128 Nm dengan transmisi otomatis 4-percepatan konvensional dengan ditambah mode sequential sport shift.

Nah untuk Fiesta yang saya gunakan varian Fiesta 1.6. Varian ini menggunakan Duratec 1.596 cc Ti-VCT DOHC 16 valve bertenaga maksimal mencapai 120 horse power dengan torsi maksimal 152 Nm. Transmisinya menggunakan otomatis 6-percepatan ‘Powershift' dual clutch (DCT).

Jadi dari sisi tenaga Fiesta 1.6 yang saya miliki memang memuaskan.

Stabil

Sama dengan tenaga yang tidak pernah habis, suspensi Fiesta juga mantap untuk dikendarai. Mau dibawa belok dengan kecepatan lumayan pun akan merasa yakin, tidak ada rasa membuang.

Begitu pula bila melaju kecepatan tinggi di jalan tol tidak ada rasa limbung. Karenanya juga tidak bisa dibilang empuk, namun masih terasa dewasa layaknya suspensi mobil eropa.

DCT

Seperti sudah disebutkan tadi, bahwa varian Fiesta 1.6 yang saya pakai menggunakan transmisi dual clutch atau DCT.

DCT (Dual-clutch transmission) disebut sebagai transmisi kopling ganda. Menggunakan dua kopling terpisah untuk set gigi ganjil dan genap. Desainnya mirip dengan dua transmisi manual terpisah dengan kopling masing-masing terdapat dalam satu rumahan, dan bekerja sebagai satu unit.

Karenanya DCT ini memiliki kemampuan seperti transmisi manual namun dengan kenyamanan transmisi otomatis.

Perpindahan akan gigi cepat. Lag yang dirasakan ketika menggunakan transmisi otomatis akan sangat berkurang jika menggunakan transmisi otomatis dengan sistem DCT.

Namun, asal semuanya bekerja dengan baik. Nanti akan saya jelaskan di bawah.

Kelemahan

Boros

Karena Fiesta 1.6 saya menggunakan mesin 1600 saya merasa boros karena sebelumnya biasa menggunakan mobil dengan kapasitas 1400/1500 cc. Entah kenapa mendekati keborosan mesin 1800 cc.

Pembacaan di MID tertera 11-12 liter/100 km atau sekitar 9 km per liter. Mungkin bagi yang biasa menggunakan mesin 1800/2000 seperti Innova akan merasa lebih irit di Fiesta.

Untuk Fiesta 1.4 akan lebih irit, namun akan kehilangan keunggulan tenaga yang sudah saya sebutkan tadi.

Spare part mahal dan jarang

Saat Ford masih ada di Indonesia pun part Ford Fiesta tidak terlalu banyak tersedia. Apalagi ketika Ford sudah tidak ada lagi di Indonesia. Walau Ford RMA masih menjalankan bisnisnya disini untuk menyediakan after sales dari mobil Ford, namun sedikit lebih sulit menemui spare part Fiesta di toko yang biasa jual spare part.

Mau ngga mau kita harus cari dan tahu toko spare part mana yang khusus menjual onderdil Ford, atau melalui bengkel khusus Ford yang sudah punya jalur untuk pemesanan onderdil.

Panas

Kekurangan pertama yang akhirnya membuat saya menjual mobil ini. Panas.

Masalah panas dari Ford ini terdapat dari dua komponen, radiator dan water pump.

Masalah di radiator biasanya karena kotor karena diberi air radiator yang tidak seusai dengan rekomendasi pabrik atau memang radiator itu sendiri sudah bocor/rusak.

Masalah di water pump biasanya bocor dan tidak berfungsi maksimal atau berbunyi.

Nah kalau sudah terdapat tanda-tanda seperti itu, sebaiknya segera dibawa ke bengkel resmi atau bengkel langganan.

Walau kedua komponen itu akhirnya bisa diperbaiki berjalan normal, namun prosesnya cukup memakan waktu dan biaya.

DCT

Alasan kedua adalah karena DCT di Fiesta 1.6 ini. DCT ini merupakan kelebihan namun kerena kita di Indonesia yang masih setia dengan jalanan macetnya maka DCT ini menjadi kekurangan Fiesta juga.

Kalau tidak biasa menggunakan transmisi DCT ini akan kagok ketika pertama kali menggunakan. Terutama untuk di kecepatan rendah dan di lokasi macet. Lama-lama memang akan terbiasa, namun tetap butuh waktu.

Setelah terbiasa dengan transmisi DCT, jangan lupa perhatikan terkait komponen TCM (transmission control module). TCM ini adalah modul elektronik yang mengatur perpindahan gigi DCT tadi. Nah entah kenapa Fiesta 1.6 yang menggunakan DCT ini banyak yang bermasalah dengan TCM.

Walau seringnya bisa diatasi dengan melakukan reset TCM, namun ada juga yang sampai harus ganti modul. Tentunya dengan harga yang tidak murah.

Mobil saya memang tidak sampai bermasalah dengan TCM. Cukup reset setiap habis servis membuat DCT menjadi enak kembali. Namun kekhawatiran itu membuat tidak tenang.


Kesimpulan

Meminang Ford Fiesta memang menarik untuk saat ini, melihat dari harga sekarang. Mulai dari 60 sampai 90 juta. Tidak salah juga jika kamu akhirnya memilih mobil ini, kelebihannya dan kekurangannya saya anggap setara.

Jadi ada dua pilihan yang bisa kamu pilih bila mau ambil Ford Fiesta ini:

  1. Fiesta S 1.6

Cocok buat kamu yang suka kecepatan, tidak mempermasalahkan bensin, dan siap dana untuk DCT-nya.

2. Fiesta Trendy 1.4

Cocok buat kamu yang suka kota-kota, tidak mau pusing dengan biaya perbaikan, namun dengan kompensasi performa biasa saja. Toh model sama juga, beda di velg dan beberapa aksesoris saja.

Jadi bagaimana? siap ambil Ford Fiesta?

Tag

Mantap! Kamu telah berhasil berlangganan.
Mantap! Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh.
Selamat datang kembali! Kamu telah berhasil masuk.
Sukses! Akun kamu telah aktif, sekarang kamu bisa mengakses semua konten.