Mencari Layanan IPTV terbaik di Indonesia

Apa itu IPTV

Saat ini penggunaan Internet Protocol television (IPTV) makin banyak. Suatu layanan yang bisa menggabungkan TV, video dan komunitas akan dapat menarik minat sebagian besar masyarakat kedepannya dan IPTV merupakan jawaban atas layanan tersebut. (Rachmat, 2014)

IPTV adalah pengiriman konten televisi melalui jaringan Protokol Internet. Hal ini berbeda dengan pengiriman melalui format televisi terestrial, satelit, dan kabel tradisional. Tidak seperti media yang diunduh, IPTV menawarkan kemampuan untuk melakukan streaming media sumber secara terus menerus. Akibatnya, pemutar media klien dapat segera mulai memutar konten. Ini dikenal sebagai media streaming. (IPTV, n.d.) Televisi Protokol Internet.

Berbeda dengan video melalui Internet publik, masalah keamanan jaringan dan kinerja dikelola dengan ketat. Memastikan pengalaman hiburan yang menarik bagi penyedia konten, pengiklan dan pelanggan.

Hal ini memungkinkan pemirsa televisi untuk mengakses berbagai konten yang lebih besar di TV, tanpa perlu box terpisah untuk setiap layanan. Kotak set-top IPTV juga memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai layanan interaktif canggih, seperti VOD / CATCH-UP TV, serta aplikasi Internet, game, belanja. Dari perspektif operator TV berbayar, kotak set-top IPTV memberi mereka fleksibilitas jangka panjang yang lebih besar dengan memungkinkan untuk menyebarkan layanan dan aplikasi baru. Seperti atau ketika konsumen membutuhkan upgrade peralatan tanpa perlu teknisi untuk mengunjungi dan mengonfigurasi ulang atau menukar perangkat.

IPTV di Indonesia

IPTV mulai banyak digunakan di Indonesia setelah penurunan penggunaan TV parabola maupun TV satelit yang menggunakan decoder seperti MNC Vision dan Transvision. Setelah itu kemudian beralih ke layanan TV menggunakan internet (IPTV). Pada saat ini layanan paling populer walaupun banyak yang tidak suka adalah Indihome. Karena itu yang di-bundling oleh Telkom dengan layanan internetnya. Indihome itu sendiri merupakan IPTV yang oleh Telkom di-branding bernama UseeTV.

Nah, sebenarnya selain itu banyak beberapa perusahaan lain yang bermain juga di layanan IPTV yang melakukan branding dengan layanan internetnya. Biznet Home mempunyai IPTV sendiri, CBN bekerjasama dengan Dens.TV. MNC dengan MNC Play. First Media dengan Streamtainment. Adapula yang tidak melakukan bundling dengan layanan internet seperti Vision+ dan Vidio dari Emtek.

Setelah itu baru ada beberapa layanan yang legalitasnya diragukan karena ketidakjelasan sumber dari program televisi yang ditayangkan dilayanan tersebut. Namun, karena harga yang menarik, layanan IPTV jenis ini yang akan saya bahas kali ini.

Namun disini saya melakukan review dari layanannya namun tidak bertanggung jawab dengan penggunaannya. Segala risiko ditanggung masing-masing bila mau menggunakan.

Jika ada pihak yang keberatan dapat meninggalkan komentar dibawah.

Apa yang Membuat Layanan IPTV Bagus?

Review ini saya buat berdasarkan 4 faktor yang membuat layanan IPTV itu dianggap bagus

  1. Kualitas Gambar.
  2. Kelancaran perpindahan saluran TV/minimal buffer/ketersediaan saluran.
  3. Kelengkapan saluran TV.
  4. Harga

Faktor-faktor tadi saya beri nilai dari 1-5, 1 paling jelek/mahal dan 5 paling bagus/murah.

Review layanan IPTV

A. Indihome/UseeTV

1)Kualitas Gambar | 5

2)Kelancaran perpindahan saluran TV/minimal buffer/ketersediaan saluran | 5

3)Kelengkapan saluran TV | 5

4)Harga | 1

Total: 16

Ini merupakan standar kualitas yang menjadi acuan saya. Karena dari 4 faktor yang tadi saya sebutkan 3 faktor mendapat nilai maksimal. Masalah utama dari Indihome adalah harganya yang mahal karena harus bundling dengan layanan internet nya.

B. Macan

1)Kualitas Gambar | 4

2)Kelancaran perpindahan saluran TV/minimal buffer/ketersediaan saluran | 2

3)Kelengkapan saluran TV | 4

4)Harga | 4

Total: 14

Kualitas gambar bagus menurut saya, walau belum selevel Indihome. Perpindahan saluran lancar dan cukup cepat buffer-nya tapi sering beberapa saluran mati atau tidak tersedia. Kelengkapan saluran juga cukup banyak dan harga ada dua pilihan termasuk VOD/TVoD atau tidak.

C. SVI

1)Kualitas Gambar | 4

2)Kelancaran perpindahan saluran TV/minimal buffer/ketersediaan saluran | 2

3)Kelengkapan saluran TV | 5

4)Harga | 3

Total: 14

Kualitas gambar juga mirip dengan Macan namun permasalahan di SVI adalah buffer yang lama ketika berpindah saluran dan kebutuhan bandwidth yang besar. Mungkin karena menggunakan aplikasi sendiri, 20 mbps masih dirasa berat ketika menggunakan SVI. Kelengkapan saluran bagus. Soal harga walau tidak semahal Macan namun hanya mempunyai satu pilihan berlangganan.

D. Lancar

1)Kualitas Gambar | 2

2)Kelancaran perpindahan saluran TV/minimal buffer/ketersediaan saluran | 4

3)Kelengkapan saluran TV | 3

4)Harga | 3

Total: 12

Lancar ini kualitas gambar memang tidak paling baik, namun buffer-nya termasuk ringan. Kelengkapan saluran juga tidak sebanyak Macan namun cukup untuk saluran esensial. Harganya juga jadi keunggulan Lancar karena ada pilihannya hanya untuk siaran tv langsung saja.

E. ViTV

1)Kualitas Gambar | 2

2)Kelancaran perpindahan saluran TV/minimal buffer/ketersediaan saluran | 4

3)Kelengkapan saluran TV | 1

4)Harga | 5

Total: 12

Harga keunggulan utama ViTV. Mempunyai aplikasi sendiri, buffer ringan. Kelemahannya dari terbatasnya saluran yang disediakan, tidak sebanyak layanan lainnya.


Sampai sekarang belum ada layanan IPTV yang melebihi kualitas Indihome/UseeTV. Mungkin layanan MNC Playbox dan Transvision Xstream bisa melakukan perlawanan?

References

Rachmat, I. (2014). PERENCANAAN KOMUNIKASI PEMASARAN PADA IPTV PT.TELKOM DCS BARAT REGIONAL II JAKARTA.

IPTV. (t.thn.). Dipetik 8 27, 2020, dari Wikipedia: The Free Encyclopedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Internet\_Protocol\_television

Tinggalkan Balasan

Contact me:

%d blogger menyukai ini: