Coba Medium for Publisher buat kamu yang ingin membuat blog yang bagus, cepat dan gratis

Hello!

Itu tulisan pertama kali saya di Medium. Medium sudah mulai terkenal sebagai tempat menulis. Walau pada awalnya tidak mengakui untuk masuk ke publishing platform namun sekarang Medium menuju kearah sana.

Publishing itu seperti mengumpulkan beberapa artikel dengan dengan tema yang sama pada satu tempat. Namun menariknya disini fitur publishing di Medium juga bisa menjadi hosting website pribadi gratis dengan tambahan bisa menggunakan custom domain (tidak menggunkan domain medium.com) untuk alamat web-nya.

Custom domain

Kalau kamu yang biasa bermain di WordPress mungkin sudah tahu bahwa untuk menggunakan custom domain di WordPress.com dikenakan biaya USD99 pertahun.

Sedang kalau di Medium itu gratiiisss. Diluar biaya domain pastinya.

Kalau biasa menggunakan hosting sendiri pasti ada biaya lagi untuk biaya hosting-nya yang bisa mulai dari 80 ribu sampai jutaan. Belum setting ini itu mengoptimalkan website. Kalau di Medium hal tersebut sudah kerjaannya Medium. Kitanya kerja untuk buat artikel/tulisan yang bagus aja.

Migrasi mudah

Migrasi dari hosting sendiri ke gampang. Buat saya yang sebelumnya di WordPress cukup melakukan ekspor di menu Tool untuk post yang telah saya terbitkan di web saya. Lalu di Medium setelah membuat Publication tinggal migrate stories.

Perlu waktu untuk impor kalau post sebelumnya banyak, nanti setelah impor berhasil Medium juga perlu penyesuaian beberapa script yang mungkin kebawa di post nya untuk disesuaikan dengan format Medium. Jadi kemungkinan bakal beberapa script yang keliatan di post nya. Bila seperti itu cukup tunggu sehari-dua hari.

Post name tidak berubah

Terkait dengan custom domain dan impor post tadi ternyata link post nya tidak berubah, yang berarti link-link yang sudah tercantum ditempat lain atau di Google juga tidak berubah (terkait SEO). Kalau dulunya dengan search keyword tertentu alamat website kamu yang pertama kali keluar maka dengan pindah ke Medium tidak akan berubah. Link Google itu akan tetap bisa diakses.

Dapat ssl/https

Google suka dengan website yang menggunakan HTTPS.

Di Medium kamu mendapatkan enkripsi HTTPS secara default. Tanpa harus setting macam-macam.

Saya sempat bermasalah dengan certificate enkripsi yang tidak sesuai. Namun dengan menghubungi support Medium hal itu bisa langsung diatasi.

Web jadi ringan

Medium pada dasarnya sebuah website minimalis yang ringan diakses. Bila blog kamu berada di Medium maka kamu akan mendapatkan hal itu juga. Tidak perlu setting optimalisasi website seperti bila menggunakan hosting sendiri.

Kostumisasi tetap bisa

https://medium.com/the-story/making-medium-more-powerful-for-publishers-39663413a904#.9qk3jwqzn

Itu beberapa contoh kostumisasi beberapa publishers di Medium.

Kostumisasi warna, bentul layout, logo bisa dilakukan di publication di Medium. Tergantung kreatifitas kamu bagaimana untuk membuat website kamu menarik.


Kalau kamu tertarik, kamu bisa membaca lengkap tentang Medium for Publishers

Sudah coba? silahkan komentar dibawah atau mention saya di Twitter.

(featured image: Style Exploration 4 by Ryan Putnam)

Leave a Reply

%d bloggers like this: